PROFIL SATUAN     SEJARAH ARHANUD
Lahirnya satuan Arhanud tidak terlepas dari perkembangan Artileri semasa perjuangan bangsa Indonesia. Satuan Artileri sudah ikut berjuang melawan penjajah untuk meraih kemerdekaan Republik Indonesia. Pada masa itu para pejuang hanya bermodalkan senjata rampasan untuk berperang menghadapi penjajah yang memiliki persenjataan yang lebih lengkap dan modern. Dalam rangka mengabadikan peristiwa bersejarah tersebut maka tercetuslah ide dari para sesepuh Arhanud tentang penentuan hari ulang tahun Arhanud. Setelah melewati beberapa tahapan dan prosedur dimana terdapat peristiwa bersejarah yang terjadi pada tanggal 17 November 1946, saat itu para pejuang menggunakan meriam kaliber 20 mm maupun 40 mm berhasil menembak jatuh pesawat sekutu yang menyerang pertahanan Kali Kulon di Mojokerto. Peristiwa ini diyakini sebagai awal keberhasilan senjata penangkis serangan udara dalam menembak jatuh pesawat udara di Indonesia, kemudian peristiwa ini disepakati oleh para sesepuh, purnawirawan dan generasi muda Arhanud sebagai hari ulang tahun korps Arhanud TNI AD.

Pembentukan pertama markas Artileri pada tanggal 4 Desember 1945 di resmikan oleh Letnan Jenderal Urip Sumoharjo, Kepala Staf Markas Besar TKR berdasarkan Kep Kasad Nomor Kep/1074/9/1965 tanggal 31 Mei 1966, kemudian pimpinan markas Artileri pertama di percayakan kepada Mayor R.M. Sarjito Kusumo Suryo. Tanggal 18 September 1965 pemisahan Pusarmed dan Pusarhanud di syahkan oleh Menpangab Kol Art Purbo S. Suswondo sebagai Danpusarmed yang berkedudukan di jalan Baros Cimahi, Letkol Art Hartoyo sebagai Danpusarhanud yang berkedudukan di jalan Cokroaminoto Jakarta.-

Pada tanggal tanggal 4 Desember 1985, Pusarmed dan Pusarhanud TNI AD di gabungkan kembali sesuai Kep Kasad Nomor Kep/20/V/1985 tanggal 4 Desember 1985 menjadi pusat kesenjatan Artileri berkendudukan di bawah Kasad dan 14 September 2004 di bawah Kodiklat TNI AD.

Pada tanggal 27 November 2006 Pussenart Kodiklat TNI AD kembali di pisahkan menjadi Pussenarmed dan Pussenarhanud berdasarkan Kep Kasad Nomor Kep/43/XI/2006 tanggal 27 November 2006. Upacara pengesahan di laksanakan di Mapussenarhanud Kodiklat TNI AD dimana Mapussenarmed tetap berkedudukan di Jl. Baros Cimahi dengan Brigjen TNI Sularso S.I.P. sebagai Danpussenamed sedangkan Mapussenarhanud di Jl. Sriwijaya Raya Cimahi dengan Brigjen TNI Leo JP. Siegers S.I.P. sebagai DanpussenArhanud, perubahan Organisasi itulah yang berlaku hingga saat ini.
DANPUSSENARHANUD
BRIGJEND TNI NURCAHYO
(2017-03-18)
LINK
  • MABES TNI
  • TNI AD
  • TNI AL
  • TNI AU
GALERI FOTO
PENGUMUMAN