Kopda Rusli, seorang prajurit anggota Batalyon Arhanud 16/SBC, adalah salah satu contoh Prajurit Batalyon Arhanud 16/SBC yang senantiasa diberikan motivasi dan fasilitas untuk mengembangkan potensi yang di milikinya, hingga pada akhirnya Kopda Rusli saat ini telah masuk dalam tim menembak TNI AD. Komandan Batalyon Arhanud 16/SBC Letkol Arh Agung Rakhman Wahyudi, S.IP senantiasa memberikan kesempatan dan memberikan fasilitas kepada setiap prajuritnya yang memiliki potensi untuk mengembangkan potensi yang dimilikinya agar dapat meraih prestasi setinggi-tingginya.

Perjalanan hidup Kopda Rusli hingga memiliki kemampuan yang luar biasa dalam menembak senapan bermula sejak Kopda Rusli diberangkatkan oleh Komandan Batalyon Arhanud 16/SBC untuk mengikuti Penataran pelatih kemahiran menembak yang diselenggarakan oleh Resimen Induk Kodam XIV/Hasanuddin, yang berlangsung selama seminggu.

Pada saat melaksanakan Penataran Pelatih menembak itu, maka mulailah terlihat oleh para pelatih di Rindam XIV/Hasanuddin, bahwa Kopda Rusli ini memiliki  kemampuan yang di atas rata-rata dalam menembak senapan. Hingga akhirnya sepulang dari mengikuti penataran pelatih menembak namanya terpanggil untuk mengikuti seleksi untuk perlombaan Piala Kasad tahun 2016.

Pada saat mengikuti seleksi piala Kasad tahun 2016 itu, Kopda Rusli senantiasa selalu memberikan hasil yang baik, hingga akhirnya dirinya terpilih masuk kedalam kontingen Kodam XIV/Hasanuddin untuk mengikuti lomba Piala Kasad.

Kopda Rusli ini dikenal oleh sesama penembak di Kodam XIV/Hasanuddin ,bahwa dirinya adalah seseorang yang berlatih dengan sangat keras,tekun dan juga ulet. Terbukti kerja kerasnya pun terbayar manis karena pada akhirnya pada tahun 2016 saat dirinya mengikuti lomba Piala Kasad tahun 2016, dia menjadi duta Tim Petembak Kodam Hasanuddin yang memperoleh penghargaan serta prestasi yang membanggakan dengan memperoleh predikat Juara 3 senapan, dengan memperoleh  1 medali perak pada match 31 dan 1 medali perunggu pada match 2 dalam ajang lomba yang diselenggarakan tiap Tahunnya oleh Angkatan Darat.

Mendapat prestasi pertama kalinya bagi  Kopda Rusli tentu adalah suatu kebahagiaan bagi Kopda Rusli. Rasa senang dan bangga karena dapat membela Tim Kodam Hasanuddin dan membawa kebanggan untuk Batalyon Arhanud 16/SBC itulah yang menjadi motivasi bagi seorang Kopda Rusli.

Sejak saat itu Namanya semakin melejit dan tidak pernah absen dalam berbagai event menembak di TNI AD. Bahkan Kopda Rusli menyandang petembak terbaik di jajaran Kodam Hasanuddin, petembak yang dimiliki oleh Batalyon Arhanud 16/SBC Kodam XIV/Hasanuddin.

Selesai dari event Piala Kasad, Kopda Rusli semakin menanjak Kariernya dalam dunia menembak senapan, melihat potensi yang dimilikinya maka Angkatan Darat tidak menyia-nyiakan Prestasi Kopda Rusli, hingga akhirnya Kopda Rusli terpanggil namanya untuk mengikuti seleksi tingkat Pusat untuk Lomba AARM tahun 2017 yang berlangsung di Cilodong ,Jawa barat.

Bermodalkan Usaha yang Keras jiwa pantang menyerah dan Semangat serta Doa kepada yang Maha Kuasa , Kopda Rusli Mampu menjadi Petembak yang pada saat seleksi mendapatkan nilai yang sangat tinggi sehingga dirinya menjadi kandidat Petembak yang masuk dalam,Tim Tembak AARM  2017 TNI AD yang akan bertanding di Singapura.

Dalam Ajang lomba tembak AARM bulan November tahun 2017 di Singapura, Tim AARM TNI AD mendapatkan juara Umum dengan mendapatkan Hasil 5 Medali Emas Tim dan 1 medali emas perorangan. Sementara untuk Kopda Rusli sendiri pada kejuaran AARM tahun 2017 ini mendapatkan 1 medali emas overall team senapan.

Selesai dari event lomba tembak AARM lagi lagi Kopda Rusli namanya terpanggil kembali untuk mengikuti seleksi dan masuk kembali dalam tim tembak TNI AD dalam rangka menghadapi turnamen menembak AASAM (Australian Army of Skill Arms at Meeting ) tahun 2018 yang diselenggarakan di Australia tepatnya di Puckapunyal Military Range, Victoria, Australia.  

Dalam event AASAM tahun 2018 ini TNI AD kembali menorehkan prestasi gemilang di pentas internasional dengan menjadi juara umum pada lomba tembak bergengsi antar-Angkatan Darat dari 18 negara di wilayah Asia-Pasifik dan beberapa negara dari Benua Amerika dan Eropa itu. TNI AD kembali keluar sebagai juara umum lomba tembak AASAM tahun 2018 setelah meraih 36 medali emas, 18 perak, dan 13 perunggu di berbagai materi lomba tembak yang diperebutkan.

Pada AASAM 2018 ini, TNI AD menerjunkan 12 atlet tembaknya yang terdiri atas 5 prajurit Kostrad, 4 prajurit Kopassus, 2 orang dari Kodam XIV/Hasanuddin (1 orang dari Batalyon Arhanud 16/SBC), dan 1 dari Kodam Jaya, dengan 4 ofisial. Tim dipimpin oleh Komandan Kontingen, Kolonel Inf Khabib Mahfud, yang kesehariannya menjabat Komandan Brigif Raider 13/1 Kostrad. Negara-negara yang ikut berpartisipasi dalam lomba tembak internasional tahunan ini adalah Australia, Malaysia, Filipina, Jepang, Selandia Baru, Thailand, Amerika Serikat, Korea, Kanada, Singapura, Brunei Darussalam, Uni Emirat Arab, Inggris, Fiji, Tonga, Timor Leste, dan Kamboja. Materi yang dilombakan meliputi materi senapan dan pistol serta sniper.

Dalam lomba tembak AASAM 2018 yang belum lama ini berakhir, Kopda Rusli berhasil menyumbangkan beberapa mendali diantaranya adalah 3 buah medali emas pada cabang match senapan yaitu pada match 62,28,dan 80. serta 1 medali perak pada cabang match senapan yaitu pada match 18 individual.

Tentu semua itu tidak diperoleh dengan mudah, untuk dapat mencapai prestasi seperti tersebut setiap prajurit harus berlatih, berlatih dan berlatih . hanya dengan latihan yang gigih dan keraslah suatu prestasi akan dapat dicapai.

Prestasi yang didapat oleh Kopda Rusli merupakan suatu hal yang membanggakan bagi Batalyon Arhanud 16/SBC Dam XIV Hasanuddin pada khususnya dan sangat membanggakan bagi kecabangan Arhanud pada umumnya. Karna kecabangan banpur pun dapat bersaing dengan Satpur bahkan sampai ketingkat internasional. Dengan adanya prajurit berprestasi seperti kopda rusli tersebut diharapkan dapat memicu bangkitnya semangat prajurit Arhanud yang lain untuk ikut berprestasi dan tidak berkecil hati meskipun kita korps kecil tapi kita dapat mampu menunjukkan kemampuan kita baik dikancah TNI AD maupun dikancah internasional.

Itulah Tadi sepenggal perjalanan karier menembak seorang prajurit Arhanud dengan prestasi yang membanggakan baik Satuan Maupun kancah Angkatan Darat serta Internasional.

Namun Kopda Rusli saat ini tidak lagi menjadi personel dari YonArhanud 16/SBC. Sekarang Kopda Rusli adalah personel Batrai P Kodam XIV/Hasanuddin. karena Setelah pelaksanaan Alih Kodal, Batalyon Arhanud 16/SBC dari yang semula satuan dibawah Kodam XIV/Hasanuddin, menjadi Satuan dibawah satuan Jajaran Divif 3 Kostrad. Maka ada satu baterai yang pisah dari Batalyon Arhanud 16/SBC, yaitu baterai P yang tetap berada di Kodam XIV/Hasanuddin yang mana baterai P ini nantinya adalah cikal bakal dari berdirinya batalyon baru yaitu Batalyon Arhanud 4 Kodam XIV/Hasanuddin.

Saat ini Kopda Rusli sedang menjalani Training center  terpusat di Makopassus di Cijantung dalam rangka mempersiapkan diri untuk menghadapi ajang perlombaan AARM TA 2018 yang akan dilaksanakan di Malaysia.

Tetap Semangat prajurit Maleo, tunjukkan bahwa tradisi kita adalah selalu berbuat yang terbaik. Kami segenap Prajurit Maleo senantiasa selalu mendoakan keberhasilamu. Semoga dirimu senantiasa menjadi Kebanggaan Satuan, Kebanggaan Kecabangan Arhanud dan Kebanggan bagi TNI AD.  MALEO…. SIGAP, BERANI DAN SETIA…!