Cimahi, Kemampuan menembak adalah satu kemampuan yang wajib dikuasai oleh seorang prajurit, untuk mampu menguasai kemampuan ini tentunya dibutuhkan latihan yang dilakukan secara terarah, bertingkat dan berlanjut. Terkait hal tersebut Pussenarhanud Kodiklatad melalui program Binlat Bidang Operasi yang sudah ditentukan dalam kalender waktu latihan, kembali menggelar latihan menembak senjata ringan (Latbakjatri) Triwulan IV tahun 2020 selama kurang lebih 4 hari (30 November s.d 3 Desember 2020) bertempat di Lapangan Tembak Brigif 15/Kujang II yang terletak di Gunung Bohong, Cimahi.

Para personel Pussenarhanud tersebut melaksanakan Latbakjatri baik pistol maupun laras panjang untuk mengasah, memelihara dan mempertahankan kemampuan menembak personel dengan jarak 100 meter untuk laras panjang dan 15 meter untuk laras pendek pistol.

Dalam kesempatan itu Komandan Latihan (Danlat) Mayor Arh Eko Suharjo mengatakan hal yang paling utama dalam Latbakjatri adalah faktor keamanan, oleh karenanya sebaik apapun hasil sebuah latihan tidak akan berarti jika terjadi cidera ataupun hal-hal yang tidak diinginkan, namun sebaliknya jika latihan berjalan dengan aman dan lancar maka itu adalah sebuah indikator keberhasilan latihan.

“Untuk itu kami selaku penyelenggara Latbakjatri tidak bosan-bosannya menekankan kepada seluruh prajurit yang saat ini sebagai peserta latihan, agar bersikap disiplin dengan mematuhi segala instruksi dari petugas yang sudah ditunjuk segala mekanisme latihan, agar kita semua aman dan selamat,” ucap Danlat

Pelaksanaan latihan berjalan sesuai dengan SOP (Standar Operasional Prosedur) yang sudah ditentukan, terlebih dimasa pandemi Covid-19 baik pendukung maupun peserta wajib mematuhi protokol kesehatan. Wajib mencuci tangan dengan sabun, memakai masker dan selalu menjaga jarak aman.

(Penerangan Pussenarhanud)