Skip links

Rudal Rapier Arhanud di Bundaran Jati Cihanjuang Perkuat Identitas Militer Kota Cimahi

Cimahi, Jawa Barat — Bundaran Jati di Jalan Rd. Demang Hardjakusumah, persimpangan antara Jalan Jati dan Jalan Daeng Moh. Ardiwinata kini tampil dengan wajah baru setelah Pemerintah Kota Cimahi memasang Monumen Rudal Rapier Arhanud tepat di tengah bundaran tersebut.
Monumen ini terdiri dari beberapa unit rudal Rapier buatan Inggris yang sudah tidak aktif lagi dan dipinjamkan secara resmi oleh TNI Angkatan Darat. Instalasi alutsista ini bukan bertujuan untuk ancaman, melainkan sebagai penanda identitas Kota Cimahi yang lekat dengan sejarah militer.
Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, menyampaikan bahwa pemasangan rudal tersebut merupakan bagian dari upaya untuk memperkuat karakter kota sebagai pusat pendidikan dan sejarah militer. Menurutnya, hadirnya ikon militer ini juga menjadi pengingat sejarah serta identitas lokal bagi warga dan generasi muda.
“Ini bukan sekadar hiasan, tapi mengingatkan bahwa Cimahi memiliki peran penting dalam dunia pertahanan dan pendidikan militer,” ujar Ngatiyana saat peresmian, Rabu (21/1/2026).
Penempatan alutsista di Bundaran Jati juga dimaksudkan untuk memperkaya ruang terbuka publik. Dengan ikon baru tersebut, bundaran yang sebelumnya hanya berfungsi sebagai simpang lalu lintas kini menjadi landmark edukatif dan estetika kota.
Selain Rudal Rapier, pemerintah kota sejak beberapa tahun terakhir sudah menampilkan alutsista lain seperti tank dan kendaraan militer di beberapa taman kota sebagai bagian dari heritage militer Cimahi.

Leave a comment

This website uses cookies to improve your web experience.