Penpussenarhanud, Cimahi. Maknai Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1442 H/2021 sebagai landasan moral Prajurit dan PNS TNI AD bermental tangguh”. Demikian tema pada pelaksanaan peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang dilaksanakan di Masjid Al Mutaqin Pussenarhanud Kodiklatad, Jl. Sriwijaya No. 1 Cimahi, Rabu 24/03/2021.

Dalam acara tersebut Danpussenarhanud Mayjen TNI Nisan Setiadi, S.E. menyampaikan sambutannya yang dibacakan oleh Direktur Umum (Dirum) Brigjen TNI Hari Mulyanto, M, Sc. “Peristiwa Isra’ Mi’raj merupakan suatu bentuk mukjizat dari Allah SWT yang sarat dengan berbagai peristiwa simbolis. Pengalaman yang dialami oleh Nabi Muhammad SAW selama perjalanan tersebut dimaksudkan oleh Allah SWT untuk memperlihatkan kepada Nabi Muhammad SAW sebagian dari tanda-tanda kebesaran-Nya. Pengalaman tersebut kemudian disampaikan kepada umatnya agar direnungkan dan diambil hikmahnya, sehingga umatnya mampu membaca tanda-tanda kebesaran Allah SWT”. Di antara hikmah tersebut adalah ketika Nabi Muhammad SAW menerima perintah shalat lima waktu untuk disampaikan kepada umatnya. Perintah shalat itu adalah sesuatu yang sangat penting. Melalui pengamalan shalat seorang hamba dapat mencapai derajat yang terpuji dan merasakan kedekatan yang sedekat-dekatnya dengan Allah SWT.”

Sebagai penceramah dalam peringatan Isra’ Miraj Nabi Muhammad SAW adalah Bapak Ustad Agus Supriatna, S. Ag., M.A. yang menyampaikan hikmah dari Peringatan tersebut yaitu Sholat lima waktu.

Pada akhir sambutannya Danpussenarhanud mengajak kepada hadirin sekalian  untuk menjadikan peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad S.A.W. ini sebagai sarana  untuk  meningkatkan  kualitas  keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT agar  kita mempunyai mental yang tangguh dalam menyelesaikan setiap ujian dan cobaan yang kita hadapi.