Nunukan. Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia,  di seluruh belahan bumi, untuk meningkatkan kesadaran global dan akan pentingnya kebutuhan untuk mengambil tindakan positif bagi kelangsungan hidup dan Ekosistem. Diselenggarakannya Konferensi PBB tentang lingkungan hidup pada awal Juni tahun 1972 di Stockholm, Swedia merupakan titik awal diperingatinya Hari Lingkungan Hidup.

Dalam memperingati Hari Lingkungan Hidup tahun ini, Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan RI-Malaysia Yonarhanud 16/SBC bersama unsur Forkopimda Nunukan serta warga Masyarakat sekitar, turut peduli ambil bagian di dalamnya. Bertempat di Pantai kayu angin, Kantor desa Padaidi dan pantai desa Padaidi, Hal ini diwujudkan dengan melaksanakan kegiatan pembersihan pantai, Sosialisasi lingkungan hidup dan penanaman Mangrove Dalam Rangka memperingati  Hari  Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2021 di Kecamatan Sebatik, kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Minggu (27/6/2021).

Karya bakti dan Aksi nyata ini, menurut Letkol Arh Drian Priyambodo S.E., Dansatgas Pamtas Yonarhanud 16/SBC merupakan upaya Satgas dan Pemerintah daerah untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan. Ia juga menambahkan, masyarakat Indonesia telah dikenal dengan jiwa kebersamaan dan gotong royong yang kuat, “sehingga semangat ini yang kami bawa untuk menggerakan masyarakat untuk mau peduli terhadap lingkungannya,”ujar Dansatgas.

Adapun yang hadir dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia antara lain, Wakil Bupati Nunukan H. Hanafiah S.E., Anggota DPRD kabupaten Nunukan Dapil Sebatik, Hamsing S.P.I., Camat Sebatik, Andi Salahudin, S.T., M.A.P., Camat Sebatik Timur Wahyudin S. Sos., Danramil Sebatik Barat Lettu Arh Sulistiono, Kapolsek Sebatik Timur Iptu Randhya Sakthika Putra S.Tr.K., S.I.K., M.H., Danki Satgas Mar Ambalat XXVI Lettu Mar Irfan Rosandi, Danki Pamtas Arh 16/SBC Lettu Arh Abied Firmanda, Danpos Tanjung Aru Letda Arh Firmansyah, Kepala Stasiun PSDKP Tarakan Bapak Ahmadun S.P.I M.M., Kepala Bapeda Litbang yang diwakili Bapak Wilson S.E., Kades se kecamatan Sebatik serta Tamu dan Undangan yang hadir dalam Kegiatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang berjumlah ± 85 Orang.

Kegiatan diawali dengan sambutan Wakil Bupati Nunukan, dan dalam sambutanya mengatakan, “Saya mengucapkan banyak terimakasih atas kehadiran bapak ibu dan saudara sekalian pada kegiatan pembersihan pantai kayu angin di desa Tanjung Karang, serta kegiatan ini sangat penting dan strategis dalam rangka menjaga lingkungan hidup kita dan menjaga batas negara kita karena ketika terjadi abrasi ini terus berlanjut berarti akan ada pengurangan terhadap batas kontinental dimana jika ditarik garis dari tengah akan mengurangi batas negara kita. Ketiga, saya berharap, kepada masyarakat sebatik untuk sadar dalam lingkungan hidup dengan tidak membuang sampah plastik secara sembarangan. Terakhir, saya mengucapakan banyak terimakasih kepada semua undangan yang hadir, kegiatan ini sangat mulia guna untuk mewariskan kepada anak cucu kita guna menjaga lingkungan kita kedepan.” Ucap Hanafiah.

Adapun, kegiatan dilanjutkan Sosialisasi Peraturan Perundang-undangan Bidang Lingkungan Hidup di kantor desa Padaidi. Materi Sosialisasi diberikan oleh Kepala Stasiun PSDKP Tarakan Ahmadun S.P.I M.M., adapun isinya, pertama, tentang Undang-Undang no 7 tahun 2007 tentang pengelolaan wilayah pulau pesisir dan Pulau Terpencil. Kedua, Pola pikir pengawasan SDKP. Ketiga, Meningkatkan ketaatan pelaku usaha dalam pemanfaatan sumber daya kelautan. Selanjutnya, Peran Perda RZWP-3-K sebagai dasar penerbitan perizinan ber usaha. Juga Fungsi RZWP-3-K isu strategis. Terakhir Peta kerawanan SDKP pengawasan Sumber Daya Kelautan, serta Tantangan dan Pengawasan.

Dalam akhir kegiatan, dilaksanakan penanaman Mangrove di bekas galian pasir desa Padaidi dan desa Tanjung Aru Serta pemasangan Himbauan Larangan penambangan pasir di kecamatan Sebatik.