Nunukan. Selain menjadi pelopor dalam mengatasi kesulitan rakyat di perbatasan, TNI hadir untuk menguatkan toleransi umat beragama dimanapun berada, khususnya di perbatasan. Satgas Pamtas Yonarhanud 16/SBC/3 Kostrad Pos Bashiok di bawah Komando Pelaksana Operasi Korem 092/MRL bersama-sama dengan masyarakat laksanakan gotong-royong membangun Gereja GKII Baru di Long Layu, kecamatan Krayan Selatan, kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Kamis (27/5/2021).

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas Yonarhanud 16/SBC/3 Kostrad, Letkol Arh Drian Priyambodo, S.E., dalam rilis tertulisnya di Makotis Satgas, jalan Fatahilah, kecamatan Nunukan, kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.

Dijelaskan Dansatgas, Anggota Satgas Yonarhanud 16/SBC di bawah Pimpinan langsung Danpos Bashiok Letda Arh Yusuf melaksanakan pembangunan gereja yang  dilaksanakan bersama dengan masyarakat baik mereka yang beragama Kristen maupun umat Muslim di daerah Long Layu.

“Kami mengajak warga untuk bersama-sama membangun tempat ibadah, hal ini selain menumbuhkan semangat gotong royong, juga untuk membangun toleransi antar umat beragama,” tutur Dansatgas.

“Selain itu, kegiatan ini sebagai upaya kita (Satgas) untuk membantu mempercepat pembangunan rumah ibadah (Gereja) di Long Layu agar bisa segera digunakan oleh masyarakat kampung tersebut, ” imbuh Dansatgas.

Lebih lanjut dikatakan, menjaga kenyamanan dalam beribadah dan menjaga kondusifitas keamanan, merupakan bagian tugas kami sebagai Satgas Perbatasan.

“Bila warga merasakan aman dan nyaman di daerahnya, tentunya akan merasa nyaman juga dalam menjalankan ibadah serta segala aktifitasnya. Hal ini yang selalu kami sampaikan dan menjadi himbauan, agar seluruh masyarakat bersama-sama saling menjaga hubungan yang harmonis dan saling menghormati satu sama lainnya,” tegasnya.

Sementara itu, kegiatan ini mendapatkan respon positif dari warga setempat, Ajung (38) salah seorang perwakilan warga mengatakan sangat terbantu berkat kehadiran Prajurit Satgas yang selalu membantu segala kegiatan apapun di Daerah kami.

“Kami sangat terbantu dalam pembangunan di desa kami terutama yang saat ini sedang dikerjakan adalah tempat ibadah gereja ini oleh Bapak TNI, dan semoga kondisi keamanan di sini selalu terjaga, ” pungkas Ajung.