Tugas TNI AD, sebagaimana tertuang dalam Pasal 8 UU nomor 34/2004 tentang TNI antara lain adalah melaksanakan tugas TNI Matra Darat di bidang pertahanan dan pemberdayaan wilayah pertahanan di darat. Salah satu perwujudan pelaksanaan tugas tersebut adalah melalui pembinaan teritorial (Binter), baik yang dilaksanakan oleh Satuan Komando Kewilayahan (Satkowil) maupun Satuan Non Komando Kewilayahan melalui Binter Satuan.

Dalam konteks inilah, Pusat Kesenjataan Arhanud (Pussenarhanud) Kodiklatad sebagai Satuan Non Kowil (Non Komando Kewilayahan), Selasa (06/10/2020) melaksanakan Binter Satuan Non Kowil Semester II TA. 2020 bertempat di Kelurahan Citeureup, kec. Cimahi Tengah, Cimahi.

Kegiatan Binter Non Kowil dengan metode karya bhakti dan gotong royong yang dilakukan Personel Pussenarhanud bersama warga masyarakat setempat tersebut, selain sebagai bagian dari pelaksanaan program Binter juga sebagai wujud kepedulian prajurit terhadap kondisi lingkungan. Kegiatan Binter Satuan Non Kowil ini melibatkan 15 personel Pussenarhanud dan sekitar 20 warga masyarakat, dengan kegiatan berupa berupa perbaikan Mushola Nurul Hidayah yang beralamat di Rt.03 Rw. 10 Kelurahan Citeureup. Sasaran kegiatan tersebut berupa perbaikan plafon, perbaikan tembok-tembok yang rusak serta pengecatan.

Selain melaksanakan karya bakti secara bergotong royong, Personel Pussenarhanud juga bersenda gurau, berbincang sambil makan makanan ringan dan minum kopi. Suasana tampak akrab dan membaur antara prajurit dengan warga masyarakat setempat.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kepala Bagian Teritorial (Kabagter) Pussenarhanud Letkol Arh Dwi Warna. Dalam sambutannya atas nama Danpussenarhanud menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan program rutin Pussenarhanud dalam rangka Pembinaan Teritorial terhadap wilayah sekitar Satuan. Melalui kegiatan ini diharapkan mampu memotivasi dan membangkitkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan, membudayakan tradisi gotong royong serta semakin mendekatkan TNI dengan rakyat.

“Sesuai dengan salah satu jati dirinya sebagai prajurit rakyat, maka TNI, dalam hal ini prajurit Pussenarhanud harus senantiasa dekat dengan rakyat, membantu kesulitan rakyat serta manunggal dengan rakyat”, jelas Letkol Arh Dwi Warna.

Dalam kesempatan itu, Lurah Citeureup Bapak Tresna dan Ketua RW 10 Kel. Citeureup Bapak Sutaryat mewakili warga Kelurahan Citeureup menyampaikan rasa terimakasihnya atas perhatian dan bantuan yang diberikan oleh TNI khususnya Arhanud TNI AD berupa pembangunan atau perbaikan sarana-sarana yang sangat bermanfaat bagi masyarakat setempat. Semoga Allah SWT selalu memberikan perlindungan dan memberikan kesehatan kepada Bapak-bapak TNI khususnya Arhanud dan semakin jaya.

(Penerangan Pussenarhanud)